mungkin takdir
Semacca Andanant
mungkin ini takdir
ketika aku memilih diam dalam mengarungi syukur
pasrah dengan kehendak
karena meronta adalah bencana dan malapetaka
aku jenuh
bersenggama dengan waktu
bercinta dengan rasa dan paksa
tak ubah laksana patamorgana
percintaan antara Romi dan Juli dipadang semu
dengan pura-pura didepan sang maha raja
dengan segala kelembutan
bagai dedemit merayu malam
bagai rembulan kesiangan
yang selalu murung dibalik keceriaannya
05/10/2013
tak berharap
sajak Semacca Andanant
ku tak berharap purnama terbit ketika penanggalan baru sehari
atau bunga sakura jatuh sebelum musim gugur tiba
aku sadar waktu bukanlah milikku
apalagi ruang yang sangat sempit ini
aku tak banyak ber-asa
apalagi berfantasi
kepasrahanku diatas kehendak waktu
karena aku tak mau, mimpiku dirampas ilusi
05/10/2013
bukan baru
sajak Semacca Andanant
bukan baru kala ini
kegetiran melilit gairah hidupku
hampir saja napasku terhembus lepas bersama ragu dan pilu
yang meluluhlantakan sendi-sendi keimanan
tapi aku tak boleh lemah
apalagi sampai menyerah pasrah dalam kegalauan
hidup adalah perjuangan
sedang cinta napas kehidupan
05/10/2013
tiga hari tiga malam
sajak Semacca Andanant
tiga hari tiga malam
dalam sembilan tahun lamanya
cintamu bersemi diantara semak-semak waktu dan sendu
dan bertumbuh kembang disepanjang rawa bimbang dan ragu
aku pantas cemburu
apalagi dengan waktu yang begitu memanjakanmu
adalah aku...
yang selalu merajut angan disepanjang malam nan bisu
berharap dingin segera bertandang meninggalkan tubuh yang menggigil
tapi tidak
tubuh yang kerdil tetap menggigil
karena hangat mentari tak pernah kunjung tiba
selalu sembunyi dibalik kelembutan awan
hingga senja menyapa....
05/10/2013
Semacca Andanant
mungkin ini takdir
ketika aku memilih diam dalam mengarungi syukur
pasrah dengan kehendak
karena meronta adalah bencana dan malapetaka
aku jenuh
bersenggama dengan waktu
bercinta dengan rasa dan paksa
tak ubah laksana patamorgana
percintaan antara Romi dan Juli dipadang semu
dengan pura-pura didepan sang maha raja
dengan segala kelembutan
bagai dedemit merayu malam
bagai rembulan kesiangan
yang selalu murung dibalik keceriaannya
05/10/2013
tak berharap
sajak Semacca Andanant
ku tak berharap purnama terbit ketika penanggalan baru sehari
atau bunga sakura jatuh sebelum musim gugur tiba
aku sadar waktu bukanlah milikku
apalagi ruang yang sangat sempit ini
aku tak banyak ber-asa
apalagi berfantasi
kepasrahanku diatas kehendak waktu
karena aku tak mau, mimpiku dirampas ilusi
05/10/2013
bukan baru
sajak Semacca Andanant
bukan baru kala ini
kegetiran melilit gairah hidupku
hampir saja napasku terhembus lepas bersama ragu dan pilu
yang meluluhlantakan sendi-sendi keimanan
tapi aku tak boleh lemah
apalagi sampai menyerah pasrah dalam kegalauan
hidup adalah perjuangan
sedang cinta napas kehidupan
05/10/2013
tiga hari tiga malam
sajak Semacca Andanant
tiga hari tiga malam
dalam sembilan tahun lamanya
cintamu bersemi diantara semak-semak waktu dan sendu
dan bertumbuh kembang disepanjang rawa bimbang dan ragu
aku pantas cemburu
apalagi dengan waktu yang begitu memanjakanmu
adalah aku...
yang selalu merajut angan disepanjang malam nan bisu
berharap dingin segera bertandang meninggalkan tubuh yang menggigil
tapi tidak
tubuh yang kerdil tetap menggigil
karena hangat mentari tak pernah kunjung tiba
selalu sembunyi dibalik kelembutan awan
hingga senja menyapa....
05/10/2013
Tidak ada komentar:
Posting Komentar